Mendaftar NPWP Badan Perusahaan melalui sistem Coretax seharusnya menjadi langkah awal yang mudah bagi pelaku usaha. Namun terkadang akan ada beberapa kendala teknis atau error di sistem coretax.
Salah satu pesan yang paling sering muncul adalah “Tanggal Keputusan Pengesahan Tidak Valid” yang langsung menghentikan proses pendaftaran. Jika tidak dipahami penyebabnya, kesalahan ini bisa menunda legalitas usaha cukup lama.
Penyebab Dan Cara Mengatasi Error “Tanggal Keputusan Pengesahan Tidak Valid”
Sebelum panik, penting untuk memahami bahwa error ini umumnya berkaitan dengan data legalitas perusahaan. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa menentukan langkah perbaikan yang paling tepat.
Berikut ini sepuluh penyebab umum beserta solusi praktis yang bisa kamu terapkan agar proses pendaftaran NPWP badan berjalan lancar.
1. Format Tanggal Tidak Sesuai Ketentuan Sistem
Sistem Coretax hanya menerima format tanggal tertentu sesuai standar yang ditetapkan. Jika format berbeda, sistem akan langsung menolak data.
Pastikan kamu memasukkan tanggal pengesahan menggunakan format yang benar, misalnya tahun-bulan-tanggal. Hindari penggunaan tanda baca tambahan atau spasi.
Sebaiknya salin langsung tanggal dari dokumen resmi agar tidak terjadi kesalahan penulisan yang tidak disadari.
2. Tanggal Tidak Sama dengan Dokumen Kemenkumham
Perbedaan satu hari saja antara data yang diinput dan dokumen resmi bisa menyebabkan error. Sistem membandingkan data langsung dengan basis data Kemenkumham.
Periksa kembali SK Pengesahan atau Akta Pendirian perusahaan. Cocokkan tanggal yang tercantum dengan yang akan kamu input.
Jika ada perbedaan, gunakan data yang tertera di dokumen resmi, bukan yang diingat atau dicatat secara manual.
3. Akta Belum Tercatat di Database AHU
Salah satu syarat mendaftar NPWP Badan adalah sudah terdaftar di Kemenkumham melalui sistem AHU. Apabila akta pendirian belum terinput sempurna di sistem AHU, Coretax tidak dapat menarik data tersebut. Akibatnya, sistem menganggap tanggal pengesahan tidak valid.
Pastikan notaris sudah menyelesaikan seluruh proses pengesahan. Kamu juga bisa mengecek status badan usaha di sistem AHU secara mandiri.
Jika belum muncul, tunggu beberapa waktu atau hubungi notaris yang menangani pendirian perusahaan.
4. Data Perusahaan Baru Saja Diperbarui
Perubahan nama perusahaan, alamat, atau pengurus membutuhkan waktu sinkronisasi antar sistem. Selama proses ini, error bisa saja muncul.
Jika kamu baru melakukan perubahan data, tunggu satu hingga tiga hari kerja sebelum mendaftar NPWP badan.
Setelah yakin data sudah sinkron, lakukan pendaftaran ulang NPWP badan di Coretax. Pastikan seluruh informasi yang dimasukkan sudah sesuai dengan dokumen resmi. Langkah ini membantu proses pendaftaran berjalan lebih lancar.
5. Kesalahan Pengetikan Nomor SK Pengesahan
Nomor SK pengesahan merupakan salah satu parameter validasi yang sangat penting. Kesalahan satu digit saja dapat menyebabkan sistem menolak data. Hal ini membuat proses pendaftaran tidak dapat dilanjutkan.
Kesalahan biasanya terjadi karena input dilakukan terlalu cepat atau kurang teliti. Selain itu, perbedaan format penulisan juga dapat memicu ketidaksesuaian data. Oleh karena itu, pengecekan ulang menjadi langkah yang wajib dilakukan.
Bandingkan nomor SK yang diketik dengan dokumen resmi perusahaan. Gunakan file digital atau dokumen asli sebagai referensi utama. Pastikan tidak ada karakter yang tertinggal atau tertukar.
6. Dokumen Legalitas Menggunakan Versi Lama
Perusahaan yang pernah melakukan perubahan anggaran dasar wajib menggunakan dokumen terbaru. Dokumen lama biasanya sudah tidak berlaku secara hukum. Penggunaan dokumen ini dapat memicu error pada sistem.
Sistem Coretax terhubung langsung dengan database AHU yang selalu diperbarui. Jika data yang diunggah tidak sesuai dengan catatan terbaru, validasi akan gagal. Hal ini menyebabkan proses pendaftaran menjadi terhambat.
Pastikan SK pengesahan yang digunakan merupakan versi paling baru. Unduh ulang dokumen dari sistem AHU untuk memastikan keakuratan data. Langkah ini membantu meminimalkan risiko kesalahan.
7. Gangguan Sementara pada Sistem Coretax
Terkadang error bukan berasal dari data, melainkan dari sistem yang sedang mengalami gangguan. Kondisi ini sering terjadi saat trafik pengguna sedang tinggi. Akibatnya, proses validasi menjadi tidak stabil.
Gangguan sistem biasanya bersifat sementara dan akan normal kembali. Namun, jika tetap memaksa melakukan pendaftaran, risiko error akan semakin besar. Oleh karena itu, waktu akses sangat memengaruhi hasil proses.
Cobalah mengakses Coretax pada jam yang lebih sepi. Waktu pagi hari atau malam hari biasanya lebih stabil. Jika error hilang saat dicoba kembali, berarti masalah berasal dari sistem sementara.
8. Cache dan Cookie Browser Bermasalah
Cache dan cookie yang menumpuk di browser dapat menyimpan data lama. Data ini dapat mengganggu proses validasi sistem Coretax. Akibatnya, sistem membaca informasi yang sudah tidak relevan.
Masalah ini sering terjadi jika pengguna sering mengakses platform yang sama. Browser akan menyimpan histori dan data otomatis. Hal tersebut dapat memengaruhi tampilan dan proses input data.
Bersihkan cache dan cookie sebelum mengulang pendaftaran. Kamu juga bisa mencoba menggunakan browser lain sebagai alternatif. Cara ini efektif untuk memastikan masalah tidak berasal dari perangkat.
9. Data Direksi atau Komisaris Tidak Sinkron
Data direksi dan komisaris terhubung langsung dengan sistem legalitas perusahaan. Jika terdapat perbedaan data, validasi dapat gagal. Hal ini sering terjadi setelah perubahan susunan pengurus.
Ketidaksesuaian biasanya meliputi nama, NIK, atau jabatan. Perbedaan kecil saja dapat membuat sistem menolak proses pendaftaran. Oleh karena itu, kesesuaian data menjadi faktor penting.
Periksa kembali seluruh data pengurus pada dokumen resmi. Bandingkan dengan data yang tercatat di AHU. Pastikan semuanya sudah sesuai dan terbaru.
10. Perlu Bantuan dari Petugas Pajak
Jika semua langkah sudah dilakukan tetapi error masih muncul, sebaiknya segera meminta bantuan petugas pajak. Bantuan langsung dapat mempercepat proses penyelesaian masalah. Hal ini juga menghindari kesalahan yang berulang.
Petugas pajak memiliki akses untuk melakukan pengecekan lebih mendalam. Mereka dapat membantu mengidentifikasi sumber error pada sistem. Selain itu, solusi alternatif juga bisa diberikan.
Siapkan dokumen pendukung seperti SK pengesahan dan tangkapan layar error. Dokumen ini memudahkan petugas dalam melakukan verifikasi. Dengan persiapan yang baik, proses bantuan akan berjalan lebih lancar.
Kesimpulan
Error “Tanggal Keputusan Pengesahan Tidak Valid” pada Coretax umumnya disebabkan oleh ketidaksesuaian data legalitas perusahaan. Perbedaan tanggal atau format data sering membuat sistem gagal melakukan validasi.
Masalah ini sebenarnya dapat diatasi dengan ketelitian dan pengecekan dokumen secara menyeluruh. Pastikan tanggal pengesahan sesuai dengan yang tercantum pada SK resmi dari AHU. Selain itu, periksa kembali format penulisan agar tidak terjadi kesalahan input.
Jika kamu ingin proses yang lebih praktis, menggunakan Jasa Pendaftaran PT yang sudah termasuk pembuatan NPWP badan bisa menjadi solusi terbaik. Layanan ini membantu memastikan seluruh dokumen sesuai standar sistem.

