Adminkita.com

Contoh Penerapan Merek Kolektif

Contoh Merek Kolektif

Apakah kamu sudah mengetahui apa saja contoh penerapan merek kolektif yang ada di Indonesia? Merek kolektif merupakan salah satu jenis merek yang bisa digunakan oleh para pelaku usaha yang ada di Indonesia.

Seperti namanya, merek kolektif ini bisa dimiliki oleh beberapa pihak secara bersama-sama berdasarkan ketentuan yang berlaku. Jika kamu menemukan beberapa produk yang menggunakan nama yang sama, bisa saja hal tersebut merupakan salah satu contoh penerapan merek kolektif yang ada.

Kali ini kita akan membahas beberapa informasi seputar contoh penerapan merek kolektif. Namun sebelum mengetahui hal ini lebih lanjut, simak terlebih dahulu penjelasan singkat terkait apa itu merek kolektif pada bagian berikut.

Mengenal Merek Kolektif

Secara umum, pengertian merek kolektif merupakan merek barang atau jasa yang bisa digunakan oleh beberapa orang secara bersama-sama. Landasan hukum yang mengatur terkait merek kolektif ini bisa kamu temukan dalam Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa merek kolektif merupakan merek yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama yang akan diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama. Terdapat beberapa jenis kesamaan dari masing-masing produk yang menggunakan merek kolektif ini, yakni karakteristik sifat, ciri umum, dan mutu barang atau jasa.

Terdapat perbedaan yang bisa kamu ketahui berkaitan dengan merek biasa dengan merek kolektif. Merek biasa pada dasarnya digunakan untuk membedakan sebuah produk atau layanan antara satu dengan yang lainnya.

Sementara itu, merek kolektif digunakan untuk pembeda asal geografis atau karakteristik dari setiap produk yang diproduksi oleh beberapa pihak. Penggunaan merek kolektif ini bisa menjadi jaminan bahwa produk dari setiap pihak yang menggunakan hal tersebut memiliki kualitas yang sama.

Contoh Penerapan Merek Kolektif

Ilustrasi contoh merek kolektif (Pixabay/igorovsyannykov)

Salah bentuk ilustrasi contoh penerapan merek kolektif adalah ketika ada sekelompok orang yang menghasilkan karya kerajinan dari tanah liat di sebuah tempat. Melihat potensi yang dimiliki oleh produk yang mereka ciptakan, kelompok orang ini bersepakat untuk membuat merek dagang yang digunakan pada karya tersebut.

Nantinya kelompok ini akan mendaftarkan nama yang sudah disepakati kepada DJKI Kemenkumham sebagai merek kolektif. Ketika sudah didaftarkan, setiap anggota kelompok tersebut berhak menggunakan nama merek kolektif ini pada produk yang mereka buat.

Jika ada orang lain yang ingin menggunakan nama yang sama, maka dirinya bisa bergabung pada kelompok yang sudah mendaftarkan merek kolektif tersebut.

Jasa Pendaftaran Merek di AdminKita

Nah, bagi kamu yang juga ingin mendaftarkan nama merek kolektif bersama kelompok yang dimiliki, bisa memanfaatkan Jasa Pendaftaran Merek yang ada di AdminKita untuk mempermudah proses pengurusan tersebut. Ketika memanfaatkan layanan ini, kamu akan dibantu oleh tim AdminKita yang profesional di bidangnya dalam mengurus pendaftaran merek dagang kolektif tersebut.

Hal ini tentu akan menghemat waktu produktif yang kamu miliki untuk mengurus pendaftaran merek ini. Dengan demikian, kamu tidak perlu khawatir akan mengalami kesulitan dalam mengurus pendaftaran merek tersebut.

Langsung saja hubungi nomor kontak yang ada di bawah ini dan manfaatkan kemudahan dalam mendaftarkan merek dagang kolektif bersama AdminKita.

KONSULTASI GRATIS

Langsung kami balas tanpa nunggu lama

konsultasi gratis

Bagikan Postingan Ini

Artikel Lain

Konsultasi Gratis
1
Konsultasi Gratis
Scan the code
Konsultasi Gratis perihal Legalitas dan Perizinan usaha Kamu!